Jadwal kerja hari ini sore, saat teman-teman di back office sedang berjuang melawan kantuk sambil berharap waktu pulang segera tiba, aku datang dengan semangat menyala...., pastilah setelah badan tersiram air dan wajah diterpa angin yang menembus sela jendela angkot, segar rasanya. Serah terima pekerjaan selesai sudah, teman-teman shift pagi berjalan pulang sambil senyum ceria, seolah terbebas dari sebuah derita, padahal kan belum usai ha..ha..ha..
Ada beberapa tamu yang datang, ada yang datang sekedar tanya-tanya tarif kamar, ada yang datang lihat-lihat kamar tapi gak menginap, ada juga yang datang lihat fasilitas gak nanya harga langsung menginap.
Selepas magrib tidak ada tamu yang datang, saatnya mengerjakan admin supaya saat closing nanti bisa serah terima lebih cepat. Menjelang akhir shift, datang seorang tamu, berjalan sedikit oleng dengan pakaian agak lusuh. Sambil menggendong ransel mendekati front office. Pandangannya gak fokus, lebih banyak menghindar kontak mata....,
"Ada kamar kosong mas?" tanyanya
"Ada" jawabku
"Mau type kamar yang mana pak?" tanyaku lagi
"Bebas, yang penting gak berisik, bisa enak tidur" jawabnya
Malam itu gak begitu ramai, aku pilihkan kamar yang agak kebelakang supaya lebih senyap. Ia langsung setuju tanpa tanya tarif kamar. Tarif tetap aku jelaskan di awal supaya gak ada salah pengertian di akhir nanti dan ia langsung membayar untuk satu malam.
Agak kaget sih, dengan penampilan yang kurang meyakinkan, dia gak banyak tanya soal tarif, gak tanya soal diskon, langsung bayar full satu malam. Mayoritas tamu hanya membayar uang muka saja, penyelesaian di akhir masa menginap. Ya...., aku salah menilai orang.
Gimana...., ada yang punya pengalaman sama, salah menilai orang?
Tulis di kolom komentar ya, trimakasih