Pagi itu, bahan- bahan tas sesuai model sudah masuk di mobil dan siap kirim ke konveksi. Mobil dipanaskan sambil menyiapkan surat jalan. Saat minta tanda tangan surat jalan, owner bilang mau ikut ke konveksi.
Tidak lama kemudian owner siap dan kami berangkat ke konveksi. Sambil jalan sebetulnya penasaran juga kenapa kok beliau mau ikut, tapi ya gak berani tanya. Tidak ada obrolan penting selama berangkat, ya obrolan basa basi saja. Sebelum sampai tujuan kami mampir ke toko kue, ada dua box kue yang dibeli.
Sesampainya ditujuan, owner langsung turun dan masuk ke ruang jahit dengan membawa dua box kue yang tadi dibeli. Saat menurunkan bahan tas, saya liat beliau serahkan box kue ke leader dan menyapa para tukang jahit sambil mengingatkan supaya jahitan selalu rapi. Setelah itu barulah naik ke ruang owner konveksi.
Setelah menurunkan bahan tas dan menaikan tas yang sudah selesai dijahit, saya duduk diluar menunggu pak bos selesai. Gak lama bos keluar dan kami pun pulang. Dalam perjalanan pulang beliau cerita, setiap bulan pasti menyempatkan datang ke konveksi dan selalu mengingatkan tukang jahit supaya bekerja sebaik mungkin. Beliau bilang cara ini cukup baik untuk mengurangi hasil jahitan yang tidak sesuai. Jadi bisa langsung dikemas dan dikirim ke penjual.
Ya..., saya pikir beliau bisa saja komplain kalau ada jahitan yang tidak sesuai, tapi itu tidak dilakukan, pendekatan personal yang dipilih sebagai solusi.
Apakah ini bisa dilakukan di jaman serba digital seperti sekarang....?
Tulis pendapat kalian di kolom komentar ya, trimakasih
No comments:
Post a Comment